Beranda blog Halaman 3

HMI MPO Dukung Penuh RUU Kepulauan Disahkan Segera

0

Jakarta | Nemukabar.com – Wacana mengenai Pengesahan RUU Kepulauan terus bergulir hingga saat ini. Hal ini terlihat dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas tahun 2021, terdapat 33 Rancangan Undang-Undang (RUU). Salah satunya merupakan usulan DPD RI yaitu RUU tentang Daerah Kepulauan yang diusulkan sejak 17 Desember 2019.

Menanggapi hal tersebut Laode Muhamad Imran Sekjen PB HMI MPO menyatakan Mendukung penuh Pengesahan RUU Kepulauan.

Alasan kami mendukung percepatan pengesahan RUU Kepulauan ini jelas pertama, bahwa sebagai fakta, Negara Kita ini adalah Kepulauan maka seluruh aktivitas pembangunan harus berbasis kepulauan.

“Selama ini kebijakan pembangunan yang diterapkan di daerah kepulauan, seolah-olah disamakan dengan daerah daratan. Padahal, pendekatan pembangunan di daratan dan kepulauan semestinya berbeda. Akibatnya maka tidak optimalnya pengelolaan potensi sumberdaya yang ada di daerah-daerah Kepulauan,”  ujar Laode Muhamad Imran. Sekjend PB HMI MPO dalam keterangan persnya, Kamis (16/09/2021).

“Berkaitan dengan Pemerataan Pembangunan. Harus kita akui bahwa selama ini terdapat kesenjangan pembangunan antara daerah-daerah di Republik ini yang terkategori Daratan dan Kepulauan,” lanjutnya.

Imran menambahkan, kami menilai Hadirnya RUU Kepulauan dapat Mengakselerasi Pembangunan Daratan Dan Kepulauan yang berasaskan Keadilan. Dan sebagai solusi dalam mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya di daerah-daerah Kepulauan.

“Oleh karenanya maka kami dari PB HMI-MPO meminta dengan Tegas Agar RUU Kepulauan segera dirampungkan dan disahkan,” tutupnya. [sak]

Mahasiswa dan Masyarakat Lakukan Konsolidasi Nasional, KAMPI & J-Connection Bersatu: Kita sadarkan Masyarakat bahwa kepemimpinan Airlangga Buruk

0

Nemukabar.com-Jakarta| KAMPI&J-Connection Bersatu menggelar aksi konsolidasi Nasional bersama mahasiswa jakarta, sumatera utara, banten dan juga Ntb melalui zoom meeting yang dihadiri 138 mahasiswa dan masyarakat Indonesia.(Jakarta 14 September 2021).

Saat ditemui di menteng, peri silaban selaku koordinator nasional menyampaikan substansi pembahasan dalam zoom meeting tersebut untuk menyadarkan,memberitahu dan mengkaji kondisi perekonomian bangsa saat ini dibawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

” Masyarakat itu kondisinya lagi susah, Covid-19 dan dampaknya ke ekonomi masyarakat ini gaakan membaik kalau menterinya sendiri tidak sayang sama rakyat tapi hanya sayang dengan kolega bisnisnya”,ucap peri.

Dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi yang minus 0.74% tidak sesuai dengan apa yang diinginkan Presiden Jokowi pada kuartal ke II

Dilihat juga angka pengangguran yang meningkat menjadi 8,75 juta orang

Rp. 699,34 T Anggaran KPC PEN juga dinilai tidak dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat yang saat ini masih meringis kelaparan

Menurut Peri, kawan-kawan Mahasiswa diluar jakarta juga melihat dan merasakan kejadian yang sama dan mereka juga bersepakat apabila Airlangga sendiri diganti oleh Presiden Jokowi dodo sebagai Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan juga sebagai Ketua KPC PEN

Mau sampe kapan masyarakat itu dipermainkan? Tanya Bahri Mahasiswa Sumut

Benar, mau sampe kapan rakyat ini sengsara trus ya? Tanya juga Fitra Mahasiswa Banten

“Dia aja sibuk nyampres, munurut saya semua masyarakat nolak, termasuk saya kawan-kawan dan akan saya konsolidasikan juga kemahasiswa dan masyarakat NTB” ucap uswatul Mahasiswi NTB

Tentu bersatunya Mahasiswa lintas daerah ini yang akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran semoga menjadi awal kebangkitan bangsa dan semoga perjuangan ini sedikit mengobati kegelisahan Masyarakat Indonesia, ucap peri selaku Kornas Kampi

M. Syafrudin Diduga Menambah Derita Rakyat, Balihonya Dikritik

0
NTB | Nemukabar.com – Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Nusa Tenggara Barat (NTB) – Jakarta, Gufran mengkritik banyaknya baliho H. Muhammad Syafrudin, Anggota DPR RI daerah pemilihan NTB 1 Pulau Sumbawa dari Partai Amanat Nasional yang diduga pencitraan semata dan minim kinerja terhadap rakyat.
“Baliho pencitraan dipasang di sepanjang jalan NTB 1 Pulau Sumbawa dengan slogan ‘Sejahterakan Petani dan Nelayan serta Lestarikan Hutan Kita, PAN melayani RAKYAT’, diduga menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah,” kata Gufran dalam keterangannya, Selasa (14/09/2021).
Kader HMI MPO Cabang Jakarta ini menambahkan, di tengah suasana pandemi, H. Muhammad Syahrudin selaku Anggota DPR bukannya melayani rakyat dengan sungguh-sungguh, malah menambah derita rakyat dengan kesengsaraan. Dalam arti menghabiskan anggaran pemasangan baliho yang tidak berguna.

“Seandainya uang baliho yang begitu banyak tersebut, disumbangankan ke partainya atau kepada masyarakat langsung. Akan lebih baik dan bermanfaat di tengah situasi pandemi ini, karena bisa meringankan beban masyarakat yang tercekik dalam kesempitan mencari nafkah kebutuhan sehari-hari,” terang Gufran.

Gufran menegaskan, H. Muhammad Syafrudin harus memanfaatkan seluruh bantuan dari pusat dengan melayani masyarakat di konstituennya. Karena masyarakat pulau Sumbawa, tidak butuh pencitraan seperti yang sering dipamerkan dalam media-media, sebab pencitraan Muhammad Syafrudin tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan di Dapilnya.

“Apa lagi banyak indikasi liar yang beredar di tengah masyarakat, bahwa bantuan dari pusat banyak dimanipulasi di Dinas-dinas,” tutupnya. [sak]

PPKM Masih Diperpanjang, HMI MPO Cabang Jaksel Salurkan Sembako ke Masyarakat

0

Jakarta | Nemukabar.com – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jakarta selatan melaksanakan aksi sosial yang diberi nama HMI Berbagi. Dalam rangka membantu meringankan kebutuhan masyarakat di masa PPKM Level 3 ini.

Pelaksanaan Teknis penyaluran dimulai dengan tahap persiapan, pada tahap ini tim penanggung jawab mempersiapkan data masyarakat daerah Jakarta Selatan dan mahasiswa perantauan.

Lalu selanjutnya tahap implentasi membagikan sembako dengan cara Door to door. Pada HMI Berbagi ini HMI Cabang Jakarta Selatan mendistribusikan sebanyak 100 paket sembako.

Yusuf Hidayatullah selaku Kepala Bidang Kemasyarakatan HMI-MPO Cabang Jakarta Selatan menuturkan bahwa kegiatan HMI Berbagi ini merupakan kegiatan kemanusiaan dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk mencapai kestabilan ekonomi masyarakat untuk tetap bisa bertahan hidup dimasa PPKM Level 3 ini. Jelasnya ketika ditemui dilokasi pembagian sembako di wilayah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

“Dalam rangka membantu ekonomi masyarakat di masa ppkm HMI Jaksel mengadakan bakti sosial dalam bentuk pembagian sembako, semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan mahasiswa perantauan,” ujar Yusuf Hidayatullah, dalam keterangannya Selasa (14/09/2021).

Ketua Umum HMI-MPO Cabang Jakarta Selatan Redza Sutiara Akbar mengatakan, Kami sadar bahwa banyak masyarakat dilevel bawah yang merasakan dampak PPKM ini.

“Maka dari itu kami sebagai mahasiswa Islam sudah sepantasnya melakukan kegiatan kegiatan sosial seperti ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang terkena dampak PPKM ini khususnya diwilayah Jakarta Selatan,” tutupnya.[sak]

Dugaan Manipulasi Kouta penjualan dan Jual beli Dokumen Pengapalan, 4 Perusahaan di Sultra Akan di Laporkan Ke Mabes Polri

0
Asrawan Sumardin (ketua Mining Observer Student Alliance)

JAKARTA | nemukabar.com _Banyaknya aktifitas pertambangan di sultra tentu dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat luas. olehnya itu, seiring dengan berkembangnya industri pertambangan pemerintah harus mengawasi setiap aktifitas pertambangan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat. Akan tetapi masih banyak perusahaan-perusahaan tambang yang ternyata banyak melanggar.

Menyoal tentang Pelanggaran tersebut, Ketua Mining Observer Student Alliance (MOSA) Mendesak Bareskrim Mabes Polri Untuk Memanggil dan memeriksa Pimpinan PT.James Armando perkasa Pemilik IUP,dan PT. Bam selaku kontraktor mining diwilayah blok mandiodo, dan juga PT. Masempo Dalle, PT. Tristaco mineral makmur diwilayah blok morombo terkait dugaan Manipulasi kouta penjualan dan adanya jual beli Dokumen pengapalan.

Asrawan Sumardin ( Ketua Mining Observer Student Alliance) ” Terkait dengan dugaan Kongkalikong keempat perusahaan yang melakukan Malladministrasi dan tindak pidana pertambangan, kami mendesak Bareskrim Mabes Polri Untuk segera Membentuk Tim investigasi Khusus untuk memeriksa pimpinan dari keempat perusahaan tersebut yang dimana PT. BAM sebagai kontraktor mining terindikasi melakukan aktifitas pertambangan diluar IUP, dan kami menduga ada keterlibatan oknum penegak hukum,yang sebelumnya telah dilakukan police line dari tim polda sultra namun penindakan hanya berjalan ditempat dan seolah dibiarkan lagi aktifitas penambangan liarnya” ujarnya saat diwawancarai oleh awak media dijakarta pada selasa, (14/09/2021).

Untuk memperjelas, Azra (sapaan) “pelanggaran-pelanggaran dari keempat perusahaan tersebut merupakan modus operandi yang dilakukan sejumlah perusahaan yang nakal ,ia juga menambahkan akan melimpahkan dokumen berisi data dan bukti pelanggaran ke Bareskrim Mabes Polri dan mendesak dirjen minerba agar membekukan izin usaha pertambangan yang telah berkonspirasi dengan kontraktor mining, karena berdasarkan data dokumen kapal dan foto aktivitas penambangan juga pengapalan dimandiodo telah dikantongi lembaga (MOSA), keempat perusahaan tersebut diduga kuat melakukan pelanggaran”.

Selain itu, ketua Mining Observer Student Alliance juga akan mendesak bareskrim polri melalui laporan resmi untuk memeriksa oknum syahbandar juga memeriksa dokumen kapal tongkang berbendera BG.Lestari 3005 sehingga terbitnya surat izin berlayar asal mandiodo yang notabene bukan dari asal morombo,

” Beberapa hari ke depan, kami akan melimpahkan dokumen berisi data dan bukti pelanggaran oleh keempat perusahaan tersebut, dan kami juga mendesak bareskrim mabes polri untuk memeriksa oknum syahbandar dan juga memeriksa dokumen kapal berlabel BG. Lestari 3005 yang menjadi dasar dari terbitnya surat izin berlayar asal mandiodo yang notabenenya bukan dari asal morombo”,tutupnya.

GPI Sultra: Jangan Khianati Kesepakatan Musda Bersama KNPI Sultra

0

Sultra | Nemukabar.com – Musda bersama DPD KNPI Sultra yang diselenggarakan pada Kota Kendari, tanggal 30 Mei 2021 telah menyatukan perbedaan kepengurusan yang selama ini terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra) yaitu dengan menyatunya Kubu Umar Bonte, Kubu Sahrul Bedu (SB)  dan Kubu Sugiyanto (Jhon). Hal tersebut telah melahirkan Alvin Akawijaya Putra selaku Ketua Terpilih.

“Hal tersebut menandakan berakhirnya perpecahan ditubuh KNPI Sultra,  dengan terpilihnya Bung Alvin selaku ketua yang dibantu dengan jajaran kepengurusannya hari ini,” ujar Ahmad Sirajudin selaku Sekretaris GPI Sultra, dalam keterangannya, Senin (13/09/2021).

”Yang artinya tidak ada lagi kubu-kubu dari ketiga pihak KNPI Sultra maupun jajarannya yang dapat mengklaim diri mereka selaku bagian dari KNPI Sultra, selain dari jajaran kepengurusan Bung Alvin,” lanjut Ahmad.

Ahmad Siradjudin menegaskan, jika ada pihak yang mendeklarasikan dirinya selaku pimpinan KNPI Sultra yang bukan merupakan struktur kepengurusan Bung Alvin apalagi adanya upaya untuk memecah belah kembali KNPI Sultra dengan mengupayakan apalagi mendeklarasikan dirinya selaku Pimpinan KNPI Sultra diluar dari Kepengurusn Bung Alvin,  mereka adalah orang-orang yang telah berkhianat dan mencederai kesepakatan hasil Musda bersama KNPI Sultra.

“Musda Bersama telah usai, Bung Alvin, Ketua KNPI Sultra jangan adalagi pihak-pihak yang karena sakit hati ingin memecah belah Persatuan Pemuda Sultra dibawah KNPI Bung Alvin,  kita hormati proses demokratisasi di KNPI,  apalagi bung Alvin telah mengantongi SK 3 DPP KNPI yakni dari Kubu Noer Fajriansyah,  Kubu Miftahuddin,  Kubu Abdul Aziz,  marilah kita bersama membangun SDM Pemuda sultra kearah yang lebih baik,  hentikan adu domba dan perpecahan,” terang sekretaris GPI Sultra.

Ahmad Siradjudin menambahkan bahwa GPI Sultra adalah salah satu peserta Musda Bersama KNPI Sultra dan akan tetap mempertahankan hasil-hasil musda 2021 dan akan tetap mengawal Bung Alvin sampai akhir kepengurusan juga akan membantu sekuat tenaga dan sumber daya yang dimilik GPI untuk bersama-sama pemuda sultra membngun daerah Sultra tanpa konflik apalagi perpecahan. [sak]

IPWAUW Siap Kolaborasi Membangun Buton Tengah

0

Kendari | Nemukabar.com – Ikatan Pelajar Watulea (IPWAUW)  telah menyelenggarakan Musyawarah Besar di Rumah Makan Maros pada Hari Sabtu, 10 September 2021 dan menunjuk secara Aklamasi Saudara Januardin sebagai Ketua IPWAUW.

IPWAUW adalah komunitas pelajar mahasiswa Watulea yang mengenyam pendidikan di luar Watulea, sebagai organisasi kedaerahan tempat berkumpulnya intelektual Watulea guna memberikan kontribusi untuk kemajuan daerah Buton Tengah pada umumnya dan Watulea khususnya.

“Kepada seluruh pemuda-pemudi yang mengenyam pendidikan di Kota Kendari agar mari kita berhimpun dalam wadah IPWAUW sebagai tempat kita berkeluh kesah, menyelesaikan persoalan-persoalan selama kita mengenyam pendidikan di Kota Kendari,  dan menuangkan gagasan untuk kemajuan Watulea,” ujar Januardi dalam keterangannya, Sabtu (10/09/2021).

Januardi berharap agar kedepannya pemerintah Kelurahan Watulea agar dapat bersinergi dengan IPWAUW bahu-membahu dalam membangun derah, mengingat masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita lakukan bersama untuk membangun kampung.

Mengingat Watulea adalah salah satu daerah penentu kemajuan buton tengah, dan Watulea adalah daerah lumbung ekonomi Buton Tengah, tentu perlu kejasama.

“Pemuda dalam hal ini saya akan mengakomodir seluruh pemikiran dan pandangan membagun pemuda watulea untuk kemajuan bersama,  baik SDM dan Kemajuan Ekonomi,” tutupnya. [sak]

Pandemi Covid-19, HMI MPO Pimpinan Ahmad Latupono Salurkan 1000 Paket Sembako

0

Jakarta | Nemukabar.com – Pengurus Besar HMI MPO berbagi sembako yang menyasar kepada Kader dan warga yang terdampak pandemi covid-19, pembagian sembako tersebut meliputi wilayah Jakarta, depok, Bogor dan Bekasi.

Ketua Umum PB HMI MPO Ahmad Latupono mengatakan, sembako yang disalurkan dapat meringankan dan membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Mari kita sama-sama menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan dan bahu membahu dalam melewati masa pandem Covid-19 ini,” kata Ahmad Latupono saat diwawancarai, Sabtu (11/09/2021).

Lanjut Latupono berbagi merupakan perbuatan yang dicintai Allah, kegiatan berbagi ini dapat dijadikan sebagai bagian dari agenda Kader HMI.

“Allah mecintai orang-orang yang berbagi, semoga kegiatan ini berkah dan dapat meringankan beban kita dimasa pandemi, ini juga bagian dari agenda kami kawan – kawan HMI MPO”.

Lebih jauh Ketua Umum HMI MPO yang akrab biasa disapa Anyong itu meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap taati protokol kesehatan.

“Kepada semuanya bapak, ibu pada kesempatan ini juga perlu saya ingatkan agar jangan sampai kita lalai menerapkan protokol kesehatan, menjaga orang – orang disekitar kita agar terhindar dari covid 19 itu penting sekali,” ujar Anyong

Ia berharap agar pambagian paket sembako terus berjalan, ”Semoga pembagian paket sembako ini terus berlanjut agar saudara – saudara kita yang belum dapat bisa mendapatkan giliran ketika disalurkan. tuturnya.

Sebagai informasi paket sembako yang di bagikan berjumlah 1000 paket dan akan di salurkan ke masing – masing cabang dengan penanggug jawab ketua – ketua Cabang dan juga pengurus besar. [sak]

Desak KPK Tetapkan Aziz Syamsuddin Sebagai Tersangka, KMI Minta segera Pakaikan Baju Orange

0

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Indonesia (KMI) melakukan aksi Demostrasi di Gedung Komisi Pemberantas Korupsi, Jum’at, 10/09/2021. Mereka mendesak agar Aziz Syamsuddin segera ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan kasus suap terhadap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

Presidium Koalisi Mahasiswa Indonesia (KMI), Yamin mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi harus segera menetapkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sebagai tersangka. Pasalnya, keterlibatan Aziz Syamsuddin dalam dugaan korupsi (suap) jual beli jabatan yang melibatkan Walikota Tanjung Balai, Sumatera Utara M Syahril dan mantan penidik KPK Robin Pattuju, dinilai sudah cukup jelas.

“Dalam beberapa fakta hukum yang terungkap dalam proses persidangan Syahrial dan pemeriksaan Dewan Pengawas (Dewas KPK) terhadap Robin Pattuju disana mengambarkan peran-peran Azis Syamsuddin”ujar Mahasiwa Pascasarjana Univeristas Nasional.

Mantan Ketua Umum HMI Komisariat Universitas Bung Karno menyampaikan bahwa KPK mesti serius mengusut persoalan sejumlah dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin pada perkara jual beli jabatan di Pemerintah Kota Tanjung Balai. “KPK harus segera menetapkan Aziz Syamsudin sebagai tersangka”, tegasnya.

KMI juga meminta Mahkamah Kehormatan DPR RI harus  segera melakukan tugas dan wewenangnya untuk menonaktifkan sementara waktu wakil ketua DPR, Aziz Syamsuddin yang diduga melanggar etika,  atas sikap perilaku dan tindakannya yang memfasilitasi pertemuan Wali Kota Tanjung Balai dan Penyidik KPK pada Oktober 2020 lalu  di rumah dinasnya.

“Kami juga meminta Mahkamah Kehormatan DPR RI segera mengambil langkah-langkah, bertindak, memproses dan menonaktifkan Aziz Syamsuddin sebagai Wakil ketua DPR RI”, pungkasnya

DPP Sapma PBB Kritik Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf,Begini Alasannya

0

Bekasi|Sapma DPP PBB menggelar konferensi pers di Caman Kalimalang Bekasi,Satuan Pelajar dan Mahasiswa Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Batak Bersatu menilai Jokowi Dodo gagal memimpin Indonesia. Kami meminta segera diperhatikan dan di evaluasi.(08/09/2021).

Kami sebagai anak bangsa yang peduli terhadap Bangsa Indonesia kami mengamati dan menganalisa bahwa Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi Dodo gagal dalam penanggulangan wabah COVID-19 bersama sektor ekonomi, sosial, budaya, politik maupun pemerintahan.

kami melihat ada sikap budaya yang makin lemah terhadap penanganan korupsi, sehingga timbul tanda tanya besar, Padahal, korupsi di Indonesia merupakan masalah yang cukup serius dan butuh upaya keras untuk memberantasnya.

“Dan sistem Pendidikan dan kwalitas pendidikan saat ini jauh tertinggal dan amburadul, cita-cita sebagai generasi penerus bangsa kini sudah tinggal mimpi, “sangat miris” Pemerintah harus memperhatikan ini” ucap Manik.

hendro juga menyampaikan Kesengsaraan rakyat kian terlihat jelas, roda perekonomian kini terhambat, rakyat menderita, bantuan tidak tepat sasaran namun disisi lain banyak kelompok yang diuntungkan sehingga rakyat menjadi korban.

Hendro Girson Manik diakhir Konferensi pers menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan melakukan aksi bersama seluruh kader SAPMA PBB baik tingkat DPP, DPD dan DPC untuk menyampaikan kritik terhadap pemerintah saat ini.